Lost in Love or Lost in Paris?


Judul buku: Lost in Love

Penulis: Rachmania Arunita

Penerbit: Bentang Belia

Cetakan, tahun: Cetakan pertama, April 2014

Jumlah Halaman: vi + 266 hlm; 20,8 cm

ISBN: 978-602-7975-88-0

Hai, di sini aku mau ngeresensi sebuah buku karya Rachmania Arunita. Kenal kan siapa dia? Yap! Dia adalah penulis novel bestseller berjudul Eiffel … I’m in Love. Buku Lost in Love ini adalah seri kedua dari Eiffel … I’m in Love nya. Coba saja gabungkan kedua bukunya maka akan terbentuklah gambar menara Eiffel di antara dua buku ini.

Jujur sih, sebenarnya aku sendiri belum baca yang seri pertama. Soalnya begitu liat Lost in Love, aku langsung kesengsem sama covernya, jadi diambil aja deh.

Tapi meskipun aku tidak pernah baca seri pertamanya, aku bisa menduga-duga seperti apa sih cerita di seri pertamanya dari seri kedua ini. Memang sih, kalau kita tidak membaca cerita dari awal kita akan kebingungan dengan jalan ceritanya. Aku sempat bertanya-tanya, kenapa tiba-tiba Tita (tokoh utama) bisa punya hubungan dengan seseorang bernama Adit? Malah di awal-awal sudah disuguhkan kalimat “…Adit itu udah jadi tunangan gue, loh!…” see, gimana nggak bingung coba? Ya salahku sendiri sih, nggak beli seri pertamanya dulu T^T

Oke, langsung aja ya. Lost in Love ini, seperti yang aku singgung di atas, sebenarnya merupakan cerita sambungan dari Eiffel … I’m in Love. Cuma di sini kita nggak keteterusan disuguhkan dengan romansa antara Adit dan Tita. Malah kakak Rachmania seperti mengajak kita berkeliling kota Paris secara nggak langsung. Gimana nggak, di seri ini, Tita diceritakan nyasar di kota itu. Udah sendirian, nggak bawa uang, nggak bisa bahasa Perancis lagi. Apalagi harus bertemu seorang laki-laki asing yang secara nggak sengaja dia siram sama minuman. Yakin deh, kalian pasti udah kayak gado-gado baca seri kedua ini.

Yang terpenting dari cerita ini adalah satu, bahasa Perancis nya. Kita-kita sebagai pembaca, akan merasa terdorong untuk belajar bahasa Perancis gara-gara cerita ini. Ya meskipun sudah ada terjemahannya, tapi tetap saja, kalau nggak biasa pasti sulit baca bagian bahasa Perancisnya.

Great dah pokoknya novel karya kak Rachmania ini. Bagi kalian-kalian yang suka baca novel romance tapi nggak terlalu mello, aku rekomendasikan novel ini. Kerasa kayak lagi ke Paris, kkkk ^^

Oke, segitu aja dulu. See you next time ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s